Hak - Hak Masyarakat Pencari Keadilan
Hak - Hak Masyarakat Pencari Keadilan
HAK - HAK MASYARAKAT PENCARI KEADILAN
HAK - HAK UTAMA PENCARI KEADILAN
- Berhak memperoleh Bantuan Hukum
- Berhak Perkaranya segera dimajukan ke Pengadilan oleh Penuntut Umum
- Berhak segera diadili oleh Pengadilan
- Berhak mengetahui apa yang disangkakan kepadanya pada awal Pemeriksaan
- Berhak mengetahui apa yang disangkakan kepadanya dalam bahasa yang dimengerti olehnya
- Berhak memberikan Keterangan secara bebas dihadapan Hakim
- Berhak mendapatkan bantuan juru bahasa/penerjemah jika tidak paham bahasa Indonesia
- Berhak memilih penasehat hukumnya sendir
- Berhak menghubungi penasehat hukumnya sesuai dengan ketentuan undang-undang.
- Bagi orang asing berhak menghubungi/berbicara dengan perwakilan negaranya dalam menghadapi proses persidangan
- Berhak menghubungi/menerima kunjungan dokter pribadinya dalam hal terdakwa ditahan
- Berhak mengetahui tentang penahanan atas dirinya oleh pejabat yang berwenang.
- Berhak menghubungi/menerima kunjungan keluarga untuk mendapatkan jaminan penangguhan penahanan atau mendapatkan bantuan hukum.
- Berhak menghubungi/menerima orang lain yang tidak berhubungan dengan perkaranya untuk kepentingan pekerjaan atau kepentingan keluarganya.
- Berhak mengirim/menerima surat ke/dari Penasehat hukumnya atau keluarganya setiap kali diperlukan olehnya.
- Berhak menghubungi / menerima kunjungan rohaniawan.
- Berhak diadili dalam sidang yang terbuka untuk umum.
- Berhak untuk mengajukan saksi atau saksi ahli yang menguntungkan bagi dirinya.
- Berhak segera menerima atau menolak putusan.
- Berhak minta banding atas putusan pengadilan, dalam waktu yang ditentukan undang-undang, kecuali terhadap putusan bebas, lepas dari segala tuntutan hukum, dan putusan dalam acara cepat.
- Berhak untuk mencabut atas pernyataanya menerima atau menolak putusan dalam waktu yang ditentukan undang-undang.
- Berhak mempelajari putusan sebelum menyatakan menerima atau menolak putusan dalam waktu yang ditentukan undang-undang.
- Berhak menuntut ganti rugi dan rehabilitasi sebagaimana diatur dalam pasal 95 KUHAP
(Pasal 50 s/d 68 dan pasal 196 uu no.8 tahun 1981 tentang KUHAP)
HAK-HAK PENCARI INFORMASI
Hak-hak Pemohon Informasi
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
1. Pemohon Informasi berhak untuk meminta seluruh informasi yang berada di Badan Publik kecuali:
A. Informasi yang apabila dibuka dan diberikan kepada pemohon informasi dapat:
- Menghambat proses penegakan hukum;
- Menganggu kepentingan perlindungan hak atas kekayaan intelektual dan perlindungan dari persaingan usaha tidak sehat;
- Membahayakan pertahanan dan keamanan Negara;
- Mengungkap kekayaan alam Indonesia;
- Merugikan ketahanan ekonomi nasional;
- Merugikan kepentingan hubungan luar negeri;
- Mengungkap isi akta otentik yang bersifat pribadi dan kemauan terakhir ataupun wasiat seseorang;
- Mengungkap rahasia pribadi;
- Memorandum atau surat-surat antar Badan Publik atau intra Badan Publik yang menurut sifatnya dirahasiakan kecuali atas putusan Komisi Informasi atau Pengadilan;
- Informasi yang tidak boleh diungkapkan berdasarkan Undang Undang
B. Badan Publik juga dapat tidak memberikan informasi yang belum dikuasai atau didokumentasikan.
2. PASTIKAN ANDA MENDAPAT TANDA BUKTI INFORMASI BERUPA NOMOR PENDAFTARAN PERMOHONAN KE PETUGAS INFORMASI/PPID.
Bila tanda bukti permohonan informasi tidak diberikan, tanyakan kepada petugas informasi alasannya, mungkin permintaan informasi anda kurang lengkap.
3. Pemohon Informasi berhak mendapatkan pemberitahuan tertulis tentang diterima atau tidaknya permohonan informasi dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari kerja sejak diterimanya permohonan informasi oleh Badan Publik. Badan Publik dapat memperpanjang waktu untuk memberi jawaban tertulis 1 x 7 hari kerja, dalam hal: informasi yang diminta belum dikuasai/ didokumentasikan/ belum dapat diputuskan apakah informasi yang diminta termasuk informasi yang dikecualikan atau tidak.
4. Biaya yang dikenakan bagi permintaan atas salinan informasi berdasarkan surat keputusan Pimpinan Badan Publik adalah (diisi sesuai dengan surat keputusan Pimpinan Badan Publik).
5. Apabila Pemohon lnformasi tidak puas dengan keputusan Badan Publik (misal: menolak permintaan Anda atau memberikan hanya sebagian yang diminta), maka pemohon informasi dapat mengajukan keberatan kepada atasan PPID dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kerja sejak permohonan informasi ditolak/ ditemukannya alasan keberatan lainnya. Atasan PPID wajib memberikan tanggapan tertulis atas keberatan yang diajukan Pemohon Informasi selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sejak diterima/ dicatatnya pengajuan keberatan dalam register keberatan.
6. Apabila Pemohon Informasi tidak puas dengan keputusan Atasan PPID, maka pemohon informasi dapat mengajukan keberatan kepada Komisi lnformasi dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja sejak diterimanya keputusan atasan PPID oleh Pemohon Informasi Publik.
Sumber: SK KMA 2-144/KMA/SK/VIII/2022 tentang Standar Pelayanan Informasi Publik di Pengadilan
Sistem Informasi Penelusuran Perkara
Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.
Pencarian Dokumen Putusan di Direktori Putusan Mahkamah Agung
Pencarian cepat Dokumen Putusan di Database Direktori Putusan Mahkamah Agung Agung Republik Indonesia
Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi
Pencarian cepat peraturan dan kebijakan dalam Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia
-
Berita Mahkamah Agung
- MA MATANGKAN PERSIAPAN LOMBA FOTO PERADILAN 2026 UNTUK DEKATKAN PENGADILAN DENGAN MASYARAKAT
Jumat, 30 Oktober 2026 08:38 WIB.
Jakarta " Humas: Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Lomba Foto Peradilan Tahun 2026. Kegiatan tahunan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi fotografi, tetapi juga sarana komunikasi publik untuk mendekatkan lembaga peradilan dengan masyarakat serta...
| Selengkapnya |- KETUA KAMAR AGAMA MA BUKA PEMBINAAN DI SULTRA, TEGASKAN ARAH POLITIK HUKUM DAN PEMBENTUKAN PA KELAS 1A KHUSUS
Kamis, 29 Oktober 2026 10:06 WIB.
Kendari " Humas: Mahkamah Agung Republik Indonesia terus memperkuat arah kebijakan hukum dan kelembagaan badan peradilan di daerah. Hal ini tercermin dalam kegiatan Pembinaan dan Diskusi Hukum Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kendari & Pengadilan Agama Sewilayah Sulawesi Tenggara yang mengangkat...
| Selengkapnya |- MA TEGASKAN LARANGAN PENGGUNAAN JABATAN HAKIM UNTUK KEPENTINGAN KOMERSIAL
Kamis, 29 Oktober 2026 08:33 WIB.
Jakarta " Humas: Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia melalui Badan Pengawasan (Bawas) menegaskan larangan bagi hakim menggunakan wibawa dan jabatannya untuk kepentingan komersial dalam kegiatan bimbingan belajar, seminar, dan lokakarya yang berkaitan dengan seleksi calon hakim maupun calon...
| Selengkapnya |- AUDIENSI KERJA SAMA PT POS INDONESIA, MA DORONG PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN SURAT TERCATAT
Kamis, 29 Oktober 2026 06:13 WIB.
Jakarta " Humas: Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia mengusulkan penguatan mekanisme pengaduan, integrasi sistem informasi, dan penyediaan bukti pengiriman surat tercatat dalam kerja sama dengan PT Pos Indonesia. Langkah ini diperlukan untuk mengevaluasi kualitas layanan pemanggilan dan...
| Selengkapnya |- Create by ZenoRSS
- MA MATANGKAN PERSIAPAN LOMBA FOTO PERADILAN 2026 UNTUK DEKATKAN PENGADILAN DENGAN MASYARAKAT
-
Berita Badan Peradilan Umum
- DITJEN BADILUM BEKALI PARA PENGELOLA KEUANGAN DENGAN SOSIALISASI LANGKAH-LANGKAH AKHIR TAHUN ANGGARAN 2026
Kamis, 29 Oktober 2026 17:00 WIB.
Mempersiapkan akhir tahun anggaran 2026, Ditjen Badilum mengumpulkan dan memberikan bekal para pengelola keuangan, baik internal secara langsung maupun secara daring untuk pengadilan tingggi dan negeri. Dalam arahannya, Sekretaris DItjen Badilum Kurnia Arry Soelaksono, S.E., S.H., M.Hum....
| Selengkapnya |- PEMANGGILAN PESERTA PROFILE ASESMENT CALON PIMPINAN PENGADILAN NEGERI KLAS IB T.A. 2026 TAHAP IV
Kamis, 29 Oktober 2026 17:00 WIB.
Lampiran FileDescriptionFile size Pemanggilan-Fit-I-B.pdf 248 kB
| Selengkapnya |- BAHAN PEMBERANTASAN KEJAHATAN SIBER DAN PENGGUNAAN BARANG BUKTI DIGITAL, DITJEN BADILUM TERIMA KUNJUNGAN OPDAT AMERIKA SERIKAT
Rabu, 28 Oktober 2026 17:00 WIB.
Delegasi dari Office of Prosecutorial Development, Assistance and Training (OPDAT) Departemen Kehakiman Amerika Serikat berkunjung ke Ditjen Badilum, dipimpin jaksa penasihat bidang keamanan komputer Jane J. Lee. pada hari Kamis, 22 Oktober 2026. Dirjen Badilum, H. Bambang Myanto, S.H., M.H.,...
| Selengkapnya |- DENGAN TEMA "PATRIOTIK, GIGIH, BEREMPATI: PEMUDA UNTUK INDONESIA", MAHKAMAH AGUNG RI GELAR UPACARA SUMPAH PEMUDA
Rabu, 28 Oktober 2026 17:00 WIB.
Para pegawai Ditjen Badilum mengikuti Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 yang dilaksanakan Mahkamah Agung RI di halaman Gedung Mahkamah Agung, Medan Merdeka Utara, Jakarta pada hari Rabu, 28 Oktober 2026. Tahun ini Upacara Sumpah Pemuda dialksanakan dengan Tema "Patriotik, Gigih,...
| Selengkapnya |- Create by ZenoRSS
- DITJEN BADILUM BEKALI PARA PENGELOLA KEUANGAN DENGAN SOSIALISASI LANGKAH-LANGKAH AKHIR TAHUN ANGGARAN 2026
Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas





