Logo BaruPN

Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19

Instruksi Dirjen Badilum tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19
Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19

Template website pengadilan yang sudah memenuhi standar SKMA 1-144/2011 Mengenai Keterbukaan Informasi Publik. Selain itu website yang menggunakan template ini dapat diakses oleh masyarakat yang difable.

Selamat Datang di Pengadilan Negeri Ngawi

SURVEI INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT PENGADILAN NEGERI NGAWI KELAS II

Sehubungan dengan pembenahan system manajemen pengelolaan Pengadilan Negeri Ngawi Kelas II, kami ingin mengetahui pendapat bapak/ibu selaku masyarakat dan pengguna pengadilan terkait pelayanan Pengadilan Negeri Ngawi Kelas II
SURVEI INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT  PENGADILAN NEGERI NGAWI KELAS II

KUESIONER SURVEI INDEKS PERILAKU ANTI KORUPSI PENGADILAN NEGERI NGAWI KELAS II

KUESIONER SURVEI INDEKS PERILAKU ANTI KORUPSI PENGADILAN NEGERI NGAWI KELAS II
KUESIONER SURVEI INDEKS PERILAKU ANTI KORUPSI PENGADILAN NEGERI NGAWI KELAS II

Jadwal Sidang Hari Ini

Untuk melihat jadwal sidang hari ini silahkan klik pada tautan diawah ini
Jadwal Sidang Hari Ini

e-Court

Adalah layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online, Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik, dan Persidangan yang dilakukan secara Elektronik.TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MELAYANI"
e-Court

Eraterang

Eraterang merupakan media elektronik dalam memberikan pelayanan Permohonan Surat Keterangan pada Pengadilan Negeri
Eraterang
Mekanisme penyelenggaraan Bantuan Hukum untuk perkara Pidana dan Perdata 1.
Mekanisme Penyelenggaraan Bantuan Hukum

JIka anda menemukan dugaan "Pelanggaran Kode Etik" di lilngkungan Mahkamah Agung RI dan badan peradilan dibawahnya, LAPORKAN melalui SIWAS !!!

 

Sistem Informasi Pengawasan

VISI PENGADILAN NEGERI NGAWI

“Terwujudnya Pengadilan Negeri Ngawi Yang Agung”

MISI PENGADILAN NEGERI NGAWI

      - Menjaga independensi Pengadilan Negeri Ngawi;

      - Mewujudkan peradilan yang sederhana, cepat, biaya ringan dan transparan serta

         memberikan pelayanan yang “RAMAH” (Responsif, Adil, Melayani, Akuntabel, Humanis);

      - Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur peradilan;

      - Melaksanakan pengawasan dan pembinaan aparatur peradilan yang efektif dan efisien;

      - Melaksanakan tertib administrasi dan manajemen peradilan yang efektif dan efisien;

      - Mengupayakan tersedianya sarana dan prasarana peradilan sesuai dengan ketentuan

        yang berlaku.

VISI & MISI

STOP GRATIFIKASI

STOP GRATIFIKASI !!! Apapun bentuknya, LIHAT, LAWAN, LAPORKAN !
STOP GRATIFIKASI

Informasi Perkara

sipp laptop

Telusuri serta awasi jalannya proses penyelesaian perkara anda secara online

 

Implementasi SIPP

icon productivity

Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri

Eraterang

resume a0572

Permohonan Surat Keterangan Secara Elektronik

SiPAPU

tracking png 6 74f8a

Sistem Informasi Pembinaan Administrasi Peradilan Umum

Pelaporan

report icon 0446e

Pelaporan Perkara dan Selain Perkara Secara Elektronik

Pihak pengadilan memiliki panduan mengenai tata tertib yang harus ditaati oleh semua orang yang memasuki gedung Pengadilan:

  • Ketua Majelis Hakim bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban dari semua pihak yang hadir di ruang sidang. Semua yang hadir di ruang sidang harus mentaati semua perintah yang dikeluarkan oleh Ketua Majelis Hakim.
  • Semua orang yang hadir di ruang sidang harus selalu menunjukkan rasa hormat kepada institusi pengadilan. Jika ada satu pihak yang tidak menunjukkan rasa hormat kepada institusi pengadilan, maka Ketua Pengadilan dapat memerintahkan individu tersebut untuk dikeluarkan dari ruang sidang dan bahkan dituntut secara pidana.
  • Mengenakan pakaian yang sopan.
  • Berbicara dengan suara yang jelas ketika seorang hakim atau penasehat hukum mengajukan pertanyaan, sehingga para hakim yang lain dapat mendengar dengan jelas.
  • Memanggil seorang hakim dengan sebutan “Yang Mulia” dan seorang Penasihat Hukum dengan sebutan “Penasihat Hukum”
  • Berbagai benda berikut ini tidak diperkenankan untuk dibawa ke ruang sidang:
    • Senjata api
    • Benda tajam
    • Bahan peledak
    • Peralatan atau berbagai benda yang dapat membahayakan keamanan ruang sidang.

Petugas keamanan dapat melakukan penggeledahan setiap orang yang dicurigai memiliki salah satu atau lebih dari berbagai benda diatas. Siapa saja yang kedapatan membawa salah satu dari benda diatas akan diminta untuk menitipkannya di tempat penitipan khusus di luar ruang sidang. Ketika yang bersangkutan hendak meninggalkan ruang sidang, petugas keamanan dapat mengembalikan berbagai benda tersebut. Bahkan, pengunjung yang kedapatan membawa berbagai benda tersebut diatas ke dalam ruang sidang dapat dikenai dengan tuntutan pidana.

  • Dilarang membuat kegaduhan, baik didalam maupun diluar ruang sidang
  • Duduk rapi dan sopan selama persidangan
  • Dilarang makan dan minum di ruang sidang.
  • Dilarang merokok baik di ruang sidang maupun di dalam gedung pengadilan.
  • Wajib mematikan telepon genggam selama berada di ruang sidang
  • Dilarang membawa anak-anak dibawah umur 12 tahun, kecuali Majelis Hakim menghendaki anak tersebut menghadiri persidangan
  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Dilarang menempelkan pengumuman atau brosur dalam bentuk apapun di dalam gedung pengadilan tanpa adanya ijin tertulis dari Ketua Pengadilan.
  • Untuk melakukan rekaman baik kamera, tape recorder maupun viderecorder, di mohon untuk meminta ijin terlebih dahulu kepada Majelis Hakim

Para pengunjung yang datang ke ruang sidang untuk melihat jalannya sidang perkara, tetapi bukanlah merupakan saksi atau terlibat dalam sidang perkara tersebut, diharapkan untuk mematuhi berbagai ketentuan sebagai berikut:

  • Wajib menghormati institusi Pengadilan seperti yang telah disebutkan diatas.
  • Wajib menaati semua tata tertib yang telah disebutkan diatas.
  • Dilarang berbicara dengan pengunjung yang lain selama sidang berlangsung.
  • Dilarang berbicara memberikan dukungan atau mengajukan keberatan atas keterangan yang diberikan oleh saksi selama persidangan.
  • Dilarang memberikan komentar/saran/tanggapan terhadap sesuatu yang terjadi selama persidangan tanpa ijin Majelis Hakim
  • Dilarang berbicara keras diluar ruang sidang yang dapat menyebabkan suara masuk ke ruang sidang dan mengganggu jalannya persidangan.
  • Dilarang keluar masuk ruang persidangan untuk alasan-alasan yang tidak perlu karena akan mengganggu jalannya persidangan.
  • Pengunjung yang ingin masuk atau keluar ruang persidangan harus meminta ijin kepada Majelis Hakim

Terdapat beberapa tambahan tata tertib yang harus diikuti dalam persidangan Perdata/ Niaga/PHI, yaitu:

  • Untuk perkara Perdata sidang dimulai tepat jam 10:00 WIB. Para pihak diharapkan hadir 15 menit sebelumnya.
  • Para pihak diwajibkan untuk melaporkan kehadirannya kepada Panitera Pengganti
  • Wajib mempersiapkan segala hal yang akan menjadi agenda persidangan:
    • Surat Kuasa
    • Jawaban
    • Saksi
    • Bukti
    • Replik
    • Duplik
  • Mencari informasi mengenai ruang sidang (nama ruang dan lantainya) melalui layar CCTV yang tersedia di depan ruang sidang
  • Semua peserta sidang diwajibkan menunggu di ruang tunggu sampai Majelis Hakim memasuki ruang sidang. Selama menunggu, para pihak/pengunjung persidangan diharap tenang

Terdapat beberapa tambahan tata tertib yang harus diikuti dalam persidangan pidana, yaitu:

  • Bila anda adalah saksi atau terdakwa yang tidak ditahan, diharapkan datang 15 menit sebelum jadwal yang sudah ditentukan.
  • Para pihak diwajibkan untuk melaporkan kehadirannya kepada Panitera Pengganti dan pada Jaksa yang menangani perkara tersebut
  • Sebelum dimulainya sidang pengadilan, panitera, Jaksa Penuntut Umum Penasehat Hukum dan pengunjung yang hadir haruslah sudah duduk di tempatnya masing-masing. Semua orang harus berdiri ketika Majelis Hakim memasuki dan meninggalkan ruang sidang.
  • Para saksi dipanggil satu demi satu untuk memasuki ruang sidang, yang diputuskan oleh Ketua Majelis Hakim, sesudah mendengarkan masukan dari pihak Jaksa Penuntut Umum dan terdakwa atau Penasihat Hukum dari terdakwa. Sesudah seorang saksi memberikan kesaksian, yang bersangkutan diwajibkan untuk duduk di area pengunjung dan mendengarkan keterangan dari para saksi yang lain. Seorang saksi sidang dapat meninggalkan ruang sidang sesudah mendapatkan ijin dari Ketua Majelis Hakim, kecuali bila Jaksa Penuntut Umum atau terdakwa atau Penasihat Hukum terdakwa menginginkan saksi tersebut untuk tetap berada di ruang sidang.
  • Sistem Informasi Penelusuran Perkara
  • Direktori Putusan
  • JDIH MARI

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.

Read More

Pencarian cepat Dokumen Putusan di Database Direktori Putusan Mahkamah Agung Agung Republik Indonesia

 

Read More

Pencarian cepat peraturan dan kebijakan dalam Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

Read More

Tautan Aplikasi

Hubungi Kami

Pengadilan Negeri Ngawi

Jl. PB. Panglima Sudirman No.97

Telp. (0351) 749215 

Email: pn.ngawi.ramah@gmail.com

Facebook

Instagram

Home